about us

PROFILE

Di bawah naungan Yayasan Melawi Mekar, perguruan tinggi STKIP Melawi berdiri sejak tahun 2007 di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Kalimantan Barat. Mula-mula STKIP Melawi menyelenggarakan Program Studi PGSD dan Penjaskesrek Jenjang D-II dengan dasar Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 94/D/O/2007, kemudian setelah mengantongi izin penyelenggaraan program studi, Keputusan Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Nomor: 1391/D/T/2009 tertanggal 18 Agustus 2009, STKIP Melawi pun menyelenggarakan Program Studi PGSD dan Penjaskesrek Jenjang S-1 yang perkuliahan perdananya dilaksanakan pada awal November 2009.

 

 

DASAR STKIP MELAWI

Dasar Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, Peraturan dan Keputusan Presiden, Peraturan dan Keputusan Menteri, serta peraturan dan ketentuan lain yang terkait.

VISI

Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan mempertimbangkan situasi kondisi masyarakat, khususnya wilayah pedalaman dan perbatasan.

MISI

1.Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran berbasis pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi serta seni budaya.

2.Menyelenggarakan penelitian berbasis dan berorientasi pada tindakan dan tindakan kelas.

3.Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis masyarakat dan berorientasi kepada perubahan nyata secara bertahap.

4.Menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menunjang, terkait, serta saling menguatkan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

 

TUJUAN

1.Menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan luas tentang pendidikan dasar dalam perspektif multi kultural, memiliki ketrampilan melakukan praktek dilapangan dan praktikum di laboratorium sebagai modal utama dalam mengajar dan beraktivitas serta menciptakan karya-karya, termasuk yang monumental dalam masyarakat

2.Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyrakat dan memperkaya kebudayaan nasional

3.Mendukung pembangunan masyarakat madani (civil society) yang demokratis dengan berperan sebagai kekuatan moral yang mandiri.